PENAJAM – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur, terus mendorong pengembangan budi daya ikan air tawar dengan ciri khas ikan patin di Desa Sebakung Jaya, Kecamatan Babulu.
“Budi daya ikan patin di Desa Sebakung Jaya terus didorong pemerintah kabupaten,” kata Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Penajam Paser Utara, Rozihan Asward, di Penajam, Selasa.
Sejumlah warga Desa Sebakung Jaya yang memiliki kolam ikan dapat panen ikan air tawar mencapai sekitar 15 ton, termasuk patin, lele, nila, dan gurame. “Dari 15 ton hasil satu kali panen ikan air tawar itu, 400 kilogram di antaranya ikan patin,” ujarnya.
Potensi sektor perikanan budi daya air tawar di Desa Sebakung Jaya sangat besar. Terdata terdapat 14 kelompok budi daya ikan air tawar yang aktif dengan anggota 164 orang, serta sejumlah warga lainnya yang mengelola secara mandiri.
Dengan besarnya potensi tersebut, pemerintah kabupaten memberikan dukungan dan semangat kepada warga yang melakukan budi daya ikan air tawar agar semakin maju dan hasil panen secara bertahap meningkat. Dukungan pemerintah kabupaten mencakup bantuan seperti benih ikan, pakan, kolam terpal, dan peralatan budi daya ikan air tawar lainnya.
Beberapa kelompok budi daya ikan air tawar juga diberikan bantuan mesin pembuat pakan agar dapat membuat pakan ikan sendiri, sehingga mengurangi biaya pembelian pakan. “Pelatihan dan pembinaan juga dilakukan untuk meningkatkan hasil dan mutu produksi,” ucap Rozihan.
“Ke depan, bukan hanya jual ikan tapi bisa jual pakan ikan sebagai pengembangan usaha yang dapat dilakukan warga Desa Sebakung Jaya,” tambahnya.
Warga Desa Sebakung Jaya diharapkan mampu bersaing dan meningkatkan perekonomian, serta mampu menjamin produksi ikan air tawar berkelanjutan, demikian Rozihan Asward.





